IMDRAMAYU.JABAROKE.COM – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ditemukan tewas diduga bunuh diri di rumah dua lantai miliknya di sebuah perumahan di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Senin (24/8/2026). Tragisnya, saat ditemukan, korban diketahui masih memakai dinas PDH warna khaki (cokelat muda) dan masih memakai alas kaki. Pantauan Kompas.com di lokasi, pada Senin malam, lokasi depan rumah TKP masih dipadati oleh warga. Mereka masih tidak menyangka korban nekat mengakhiri hidup. Sedangkan jenazah korban sendiri saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Indramayu untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut keterangan petugas security perumahan setempat, Aji menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB, petang tadi menjelang Magrib.
“Sekarang sudah dievakuasi, tadi ramai di sini, polisi dari mana-mana datang semua,” kata Aji kepada Kompas.com. Aji menyebut, korban merupakan pria berinisial I. Ia juga membenarkan bahwa korban merupakan seorang ASN. Aji sendiri mengetahui perihal kejadian tersebut setelah diberitahu oleh pedagang di depan perumahan. Ia pun langsung bergegas menuju ke TKP rumah korban.
“Di rumah itu dia sendirian, istrinya infonya itu ada di rumah orang tuanya, anak-anaknya juga sama ibunya,” ujarnya. Aji menjelaskan, bahwa kronologi penemuan diketahui berawal dari kekhawatiran pihak keluarga. Sebelum kejadian, korban disebut sempat berulangkali mengutarakan niat untuk mengakhiri hidupnya kepada keluarga. Lantaran cemas karena korban sulit dihubungi, pihak keluarga kemudian meminta bantuan teman korban untuk mendatangi rumah tersebut dan mengecek kondisinya.
“Gantung dirinya itu di dalam rumah, itu dia masih pakai baju dinas ASN,” jelas Aji.
Perihal dugaan penyebab korban nekat mengakhir hidup, Aji secara pribadi mengaku tidak mengetahui secara pasti. Ia juga kurang mengenal kepribadian korban selama tinggal di perumahan tersebut. “Korban tinggal di sini memang sudah lama, kalau orangnya gimana saya juga kurang tahu, soalnya cuma lewat-lewat saja, nyapa, gak pernah ngobrol,” kata Aji. Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Sindang AKP Karnala membenarkan peristiwa tersebut.
Jenazah korban saat ini telah dievakuasi ke RSUD Indramayu untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. Kepolisian juga masih melakukan penyelidikan guna mendalami motif di balik aksi nekat yang dilakukan korban. “Saat ini jenazah sudah ada di RSUD Indramayu, kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut termasuk dugaan penyebab bunuh dirinya korban,” kata Karnala.***



















