INDRAMAYU.JABAROKE.COM – Rasa takut melintas sendirian di tengah malam membuat Noaf, pemuda di Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memilih menghubungi layanan darurat 110 pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Noaf pun tidak menyangka permintaan untuk diantar pulang benar-benar dipenuhi oleh petugas Kepolisian. Tidak berselang lama setelah panggilan dilakukan, petugas Polisi datang menggunakan sepeda motor patroli dan mengawalnya hingga tiba di rumah dengan selamat. Noaf diketahui merupakan warga Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat. Dia pun menceritakan, saat itu hendak pulang ke rumah usai bekerja. Karena jam sudah menunjukkan pukul 01.18 WIB, Noaf yang masih berada di kawasan Desa Segeran khawatir untuk melanjutkan perjalanan pulang sendirian di jalanan yang sepi.
Terlebih lagi, Noaf merasa tidak memiliki pilihan lain untuk meminta tolong karena dia hanya tinggal bersama sang kakek yang sudah renta dan adiknya. Beruntungnya, dia teringat soal nomor darurat layanan Kepolisian 110. Namun, Noaf tak menyangka laporannya bakal direspons. Bahkan, petugas Kepolisian sampai bersedia mengawalnya masuk menyusuri gang sempit sampai akhirnya tiba di depan rumah. “Terima kasih kepada anggota Polisi yang sudah mengantarkan,” kata Noaf berdasarkan rekaman video yang diterima Kompas.com dari kepolisian, Minggu. Baca juga: Tengah Malam Mencekam Saat Toko Material Kayu di Losarang Indramayu Terbakar Hebat Polisi saat memastikan Noaf tiba sampai depan rumahnya di Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Minggu (23/8/2026) dini hari Lihat Foto Polisi saat memastikan Noaf tiba sampai depan rumahnya di Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Minggu (23/8/2026) dini hari(Dok Polsek Juntinyuat) Kapolsek Juntinyuat, Iptu Trio Tirtana, saat dikonfirmasi turut menceritakan peristiwa tersebut. Trio mengatakan bahwa anggotanya langsung bergerak ke lokasi Noaf sesaat setelah laporan diterima. “Anggota langsung melakukan pendampingan dan mengawal pelapor hingga tiba di rumah dengan selamat,” ungkap Trio saat dihubungi Kompas.com, Minggu. Ditegaskan Trio bahwa layanan nomor darurat 110 tidak hanya dikhususkan untuk pelaporan tindak pidana kejahatan saja. Dia menyebut, masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut dalam kondisi darurat apa pun, termasuk ketika membutuhkan rasa aman dalam situasi tertentu. “Jangan ragu meminta bantuan Kepolisian. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan,” katanya. Baca juga: Pemkab Indramayu Sambut Baik Kebijakan Pengambilalihan Status PPPK Guru oleh Pusat: Ringankan Fiskal Daerah Di sisi lain, Trio menyampaikan bahwa pihaknya sangat memahami soal kekhawatiran Noaf, mengingat akses jalan menuju rumahnya yang sepi saat malam hari. Trio bahkan mengapresiasi inisiatif pemuda tersebut yang memilih meminta bantuan Polisi demi keselamatannya sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Setibanya di rumah Noaf, menurut Trio, anggotanya bahkan tidak langsung pergi meninggalkan pelapor. Saat Noaf sudah benar-benar masuk ke rumah untuk beristirahat, anggota Polisi baru bergeser melanjutkan patroli sebelum kembali ke Mako Polsek Juntinyuat. “Hal ini sudah menjadi bagian dari tugas kami di Kepolisian, selain menindak tindak kejahatan, tapi juga berupaya untuk selalu hadir memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat,” pungkas Trio.***



















